Minggu, 06 Januari 2008

semoga dia diterima disisinya

banyak hal yang mewarnai kehidupan saya pada tahun 2007. hal yang paling menggemberikan adalah diakuinya keberadaan saya di tempat kerja saya dengan penandatangan kontrak selama 1 tahun kedepan n semoga saya selalu diberi kesehatan dalam bekerja.cukup lama saya harus bersabar untuk menunggu kontrak tersebut,terbukti saya harus bekerja sekitar 2 tahun sebagai tenaga bulanan yang mana status tersebut sewaktu-waktu bisa dihentikan apabila tidak dibutuhkan lagi. ternyata kesabaran itu adalah sukses yang tertunda.
awal tahun 2007 adalah tahun yang paling berat bagi mama saya (hj.ramlah). penyakit yang diderita sangat menyiksa beliau.mulai dari diabetes,peradangan lambung,sampai kepada gelaja gangguan psikis akibat sterss menanggung beban penyakit yang begituberat.masuk rumah sakit adalah sudah menjadi hal biasa.mulai dari rumah sakit di enrekang dan sampai harus dirujuk ke rumah sakit faisal makassar. alhamdulillah sudah dunyatakn sembuh.pada saat kembali kerumah dikampung,penyakitnya kambuh lagi n dirujuk lagi ke rumah sakit ibnu sina, tak ada perubahan maka dikluarkan dari rumah sakit dan berobat praktek dan berobat tradisional.tak ada hasil dari berobat praktek n kembali lagi ke rumah sakit ibnu sina.setelah ada perubahan meskipun belum sesuai yang diharapkan maka kembali ke kampung sambil berobat berbagai macam cara. dan Alhamdulillah sekarang kesehatan beliau sudah agak membaik.sudah bisa tertidur lelap(sesuatu hal sulit ia lakukan ketika sakit).kembali kami sembilan bersaudara harus memberikan perhatian penuh kepada beliau sesuai dengan perhatian yang beliau berikan ketika mulai lahir sampai bisa mandiri. semoga kedua orang tua saya selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.amin
foto diatas adalah foto dari keluarga saya(minus beberapa saudara n juga mama saya)ketika kami berkunjung kerumah paman saya di tanah toraja.tanpa kami sadari ternyata itu adalah hari terakhir saya bersama paman tercinta saya(berdiri pakai songkok haji)h.ibrahim.diakhir tahun 2007 pertengahan bulan desember harus menghadap ke Allah Subuhana watala. beliau tidak mempunyai anak dan kamilah sebagai keponakan dianggap sebagai anak.beliau termasuk orang sukses didaerah saya.mengelola sebuah hotel dan memiliki beberapa kendaraan roda dua.terkadang jika orang menanyakan tentang siapa saya maka dengan bangga mengatakan bahwa saya adalah keponakan haji ibrahim.beliau dikenal teguh pendirian dengan apa yang ia inginkan.mesjid taqwa enrekang adalah salah satu saksi atas kegigihannya.pada suatu waktu ada pengusaha ingin membangun mesjid tersebut tapi harus mengganti nama,dengan tegas paman saya menjawab bahwa ia dan pengurus mesjid ingin membangun dengan swadaya masyarakat apabila nama mesjid harus dirubah.masih banyak cerita tentang beliau termasuk pembangunan jembatan di kampung saya.
itulah bebarapa kenangan menarik dan menyedihkan dalam perjalanan hidup saya ditahun 2007,meskipun masih banyak kenangan menarik lainnya termasuk kehidupan asmara.tapi cerita diataslah yang harus saya kenang selamanya.harapan di 2008 adalah semoga saya selalu diberikan kesehatan dan selalu mensyukuri yang telah diberikan.amin